Setelah melalui penantian yang panjang, impian memiliki jembatan permanen yang kokoh itu akhirnya terwujud..
Meski masih harus menanti 2 bulan ke depan untuk dapat digunakan, namun jembatan yang telah lama diidam-idamkan itu kini tak lagi sekadar mimpi.
Di setiap jengkalnya tak hanya mengekalkan peluh dan tenaga, tapi juga teruntai doa, harapan, dan semangat dari segenap warga Desa Gelar Pawitan dan Neglasari, Kec. Cidaun, Kab. Cianjur.
Selama 52 hari, setiap orang berkontribusi dalam pembangunan. Mengambil peran yang mereka bisa untuk bisa membantu, meski sekadar menyuguhkan singkong rebus dan kopi untuk para pekerja.
Terima kasih kepada YBM PLN, YBM BRILiaN, Komunitas DCAB-ID Bandung dan segenap warga Desa Gelar Pawitan dan Neglasari, Kec. Cidaun, Kab. Cianjur yang bergotong royong bersama Sasaka Indonesia – Sinergi Foundation mewujudkan jembatan permanen pertama ini.
Semoga setiap langkah yang melewati jembatan ini menjadi amal jariyah hingga akhir masa nanti..
Setelah beberapa waktu lalu dilakukan pemasangan gelagar baja seberat 7.632 kg dengan perjuangan yang luar biasa. Kini memasuki tahap akhir pengerjaan jembatan, yakni pengecoran.
Dibantu seluruh warga Desa Gelar Pawitan, pengecoran dapat dilakukan tanpa kesulitan. Tinggal menunggu cor-coran kering, jembatan pun siap dimanfaatkan oleh 1.800 warga di Desa Gelar Pawitan.
Sahabat, bagi warga Desa Gelar Pawitan, jembatan ini bukan sekadar akses keluar-masuk, tapi juga ada harapan dan cita-cita yang tertanam di dalamnya.
Jembatan ini membantu kepala keluarga mencari nafkah, membantu anak-anak sekolah, hingga bergeraknya ekonomi desa.
Jazakumullah khair kepada @ybmpln @ybmbrilian @dcabid.bandung yang telah berkolaborasi bersama @sasaka_indonesia membangun jembatan untuk warga Desa Gelar Pawitan. Insya Allah dari setiap langkah kaki, niat baik, hingga nafkah yang dibawa pulang akan menjadi aliran pahala hingga akhir zaman, aamiin.
Setelah selesai pengerjaann jembatan ini, insya Allah, Sasaka akan menyapa Pasaman, Sumatera Barat. Membangun jembatan bordes untuk penduduk yang membutuhkan.
Awal tahun 2018 menjadi momen yang tak terlupakan bagi warga Desa Neglasari dan Gelar Pawitan. Hujan diikuti luapan air sungai yang deras menghanyutkan jembatan yang menjadi satu-satunya akses penghubung desa.
Hal ini tak hanya membuat Desa Gelar Pawitan sulit dijangkau, tapi juga segera menghambat roda perekonomian di sana. Hasil pertanian dan peternakan sulit diangkut karena keterbatasan mobilitas.
Bukan sekali dua kali, warga Gelar Pawitan memperbaiki jembatan. Meski telah bergotong royong, jembatan yang dapat dibuat hanya berbahan dasar bambu karena keterbatasan dana. Padahal ada sekitar 1.880 jiwa yang bergantung pada jembatan ini.
Melihat hal ini, SASAKA berkolaborasi bersama YBM PLN, YBM BRI dan DCAB-ID Bandung siap mewujudkan harapan warga untuk memiliki jembatan permanen yang juga bisa dilalui mobil.
Saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Insya Allah, setelah selesai akan semakin membantu pengembangan ekonomi warga setempat.
Mohon doa dan dukungannya ya Sahabat!
———-
SASAKA merupakan program transformasi dari Sinergi for Humanity, yang kini fokus dalam pembangunan jembatan kebaikan bangsa berbasis kolaborasi, inovasi dan pemberdayaan.
Peresmian gunting pita Jembatan Gantung yang menghubungkan Kp Dahu, Desa Simpang, Kec Cibalong Kab Garut dengan Kp Cijoho, Desa Cempakasari, Kec Bojong Gambir Kab Tasik, di sambut dengan suka cita oleh masyarakat Kp Dahu dan Kp Cimuncang, di karenakan jembatan gantung ini sangat di nanti-nanti oleh warga masyarakat, Kamis (02/09/2021).
Bukan sekedar warga masarakat yang menerima keharuan dan ke gembiraan, melainkan ke dua Kepala Desa juga ikut gembira dan sangat terharu jembatan tersebut sudah bisa di lalui dan bisa di pake untuk kepentingan warga dan masyarakatnya.
Kegembiraan ke dua Kepala Desa sangat terlihat waktu di wawancara oleh pihak wartawan. Kades simpang, R,LILIS,S, dan Kades Cempakasari Sutisna Diningrat teres mengucapkan sangat berterima kasih kepada Relawan Nusantara, “terimakasih saya ucapkan kepada relawan nusantara, yang sudah bisa membangun Jembatan Gantung di tempat kami, yang mudah-mudahan kedepannya, lembaga Relawan nusantara yang non pemerintah bisa lagi membangun untuk Desa kita lagi, dan Desa-Desa lain kedepanya,” ungkapnya.
Camat Cibalong Aris Riswandi berpesan kepada warga Desa Simpang, hususnya masarakat Kp Dahu “untuk kedepanya supanya bisa menjaga dan merawat jembatan tersebut,supanya kualitas jembatan bisa terjaga, bilamana ada kebutuhan jembatan tolong masarakat supanya bisa gotong royong untuk pemiaraan jemabat gantung tersebut,” ungkap pak Camat.
Hadir diacara gunting pita terebut, Babinkamtibmas Kec Cibalong, Babinkamtibmas Kec Bojong Gambir, para Muspika Kecamatan Cibalong, dan Muspika Kecamatan Bojong Gambir.
Acara di lanjutkan dengan pembagian sembako dari relawan Nusantara kepada beberapa anak yatim, dan pemberian kitab suci al-qur’an untuk kedua dekaem Kp Dahu dan Kp Cijoho Desa Cempakasari.
Acara dilakukan deng menggunakan protokol kesehatan 5M. acara ditutup dengan foto bersama, dan doa serta memanjatkan syukur, atas acara gunting pita yang telah berjalan dengan aman dan tertib.
Sumber : https://binpers1.com/09/2021/peresmian-jembatan-gantung-disambut-dengan-kegembiraan-warga-kp-dahu-dan-kp-cimuncang/#.YxrmyXZBxD8